Iran Bantah Trump soal Rencana Deklarasi Selat Hormuz Jadi Milik AS
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB
Ilustrasi - Sebuah keluarga duduk dengan latar belakang galangan kapal di lepas pantai kota Fujairah, Uni Emirat Arab di Selat Hormuz. Foto: AFP-JIJI
Baghaei mengatakan Iran dan Oman ingin membangun mekanisme yang dapat melindungi kepentingan kedua negara sekaligus menjawab berbagai kekhawatiran yang muncul terkait pelayaran internasional.
“Jumlah pihak” yang berusaha memengaruhi proses serta kompleksitas isu menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mencapai kesepakatan final, menurut Baghaei.
Dilansir dari Antara pada Selasa (18/8/2026), perundingan Iran-Oman berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan Selat Hormuz.
Jalur tersebut memiliki posisi strategis dalam lalu lintas maritim dan perdagangan energi global.
Dalam kesempatan yang sama, Baghaei juga menyinggung nota kesepahaman (MoU) Iran dan Amerika Serikat (AS) yang ditandatangani pada 18 Juni.