“Mboten (tidak ada larangan). Tapi di luar itu kewenangan tim keamanan dari kepolisian. Jadi monggo izin ke pihak keamanan,” katanya, Kamis (17/9/2026).
Sementara itu Koko Prakoso Koordinator Aksi menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya pelarangan peliputan oleh jurnalis.
Koko menduga bahwa pelarangan peliputan itu karena ditakutkan adanya indikasi memecemarkan nama baik kampus.
“Pelarangan jurnalis yang masuk kampus sebenarnya untuk hal itu, kami tidak tahu. Tapi kalau untuk indikasi, yang ditakutkan sebenarnya mencemarkan nama baik UINSA,” ungkapnya.
Sementara itu, sampai pukul 13.30 WIB aksi demo mahasiswa UINSA sudah kondusif. Sejumlah mahasiswa terpantau telah balik kanan.
Berdasar informasi yang dihimpun dari beberapa mahasiswa, aksi akan dilanjut kembali pada Senin (21/9/2026).(kir/lta/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

