Menurutnya, kapal pengganti telah disiapkan dan dipastikan memenuhi standar kelayakan operasional sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berlangsung.
KM Prince Soya yang memiliki kapasitas sekitar 1.800 penumpang sejatinya dijadwalkan berlayar pada Minggu (2/8/2026) pukul 14.00 WITA.
Namun, setelah insiden kebakaran, seluruh penumpang akan dialihkan ke armada lain yang telah disiagakan.
“Seluruh hak penumpang yang sebelumnya telah membeli tiket pelayaran secara daring tetap terpenuhi secara utuh melalui armada yang telah disiagakan,” ujarnya dilansir dari Antara.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 11.02 WITA saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Samarinda. Kepulan asap hitam terlihat muncul dari bagian dek kapal dan langsung memicu respons cepat petugas pelabuhan.
NOW ON AIR SSFM 100

