Operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dinyatakan selesai.
Posko penanganan darurat karhutla resmi ditutup pada Selasa setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan.
Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan Komandan Korem 083 Baladhika Jaya mengatakan, penutupan posko dilakukan setelah operasi penanganan karhutla berlangsung selama sekitar dua pekan, sejak 3 hingga 17 Agustus 2026.
“Hari ini posko penanganan darurat bencana karhutla di wilayah TNBTS resmi kami tutup,” kata Wahyu dalam konferensi pers di Posko Penanganan Darurat Bencana di Probolinggo, Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan hasil operasi, luas kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran mencapai 1.121,66 hektare. Penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, BPBD Jawa Timur, BPBD empat kabupaten terdampak, Balai Besar TNBTS, BMKG, relawan, masyarakat, hingga media.

NOW ON AIR SSFM 100

