Kementerian Agama (Kemenag) meminta percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan.
Langkah tersebut dinilai penting karena hingga kini baru sekitar satu persen pesantren yang telah menerima manfaat program pemerintah tersebut.
Nasaruddin Umar Menteri Agama mengatakan, kalangan santri merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian serius dalam pemenuhan gizi.
Namun, cakupan program MBG di lingkungan pesantren masih sangat terbatas dibandingkan jumlah lembaga pendidikan keagamaan yang ada di Indonesia.
“Pondok pesantren ini boleh dikatakan yang paling memerlukan sentuhan, tetapi ternyata baru satu persen yang bisa tersentuh oleh program ini,” ujar Nasaruddin Umar usai rapat terbatas mengenai perbaikan tata kelola Program MBG di Jakarta pada Rabu (29/7/2026).
NOW ON AIR SSFM 100

