Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menganggarkan Rp12 triliun untuk revitalisasi bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Indonesia 2026.
Gogot Suharwoto Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Kemendikdasmen RI menyebut, target revitalisasi tahun ini ada 18.000 sekolah PAUD.
“Itu baru tahun ini, dan ini memang instruksi Presiden nomor 7 tahun 2025 bahwa semua layanan pendidikan harus direhabilitasi supaya layak, aman, dan nyaman bagi anak-anak,” ungkapnya usai menghadiri Pembukaan Semnas dan Munas FK PKBM di Unesa, Jumat (6/11/2026).
Anggaran untuk tahun depan, ia menyebut akan ditambah lagi. Sementara target revitalisasi bangunan keseluruhan jenjang mulai PAUD sampai SMP mencapai 192.000 sekolah hingga 2028.
Selain revitalisasi bangunan, pemerintah juga akan mempercepat digitalisasi pembelajaran.
“Sehingga anak-anak lembaga PAUD semuanya diberikan, kecuali yang TPA ya, yang KB dan TK diberikan namanya papan interaktif digital (PID) untuk lembaga PAUD ditargetkan hampir semua lah sekitar 80.000 ya satuan pendidikan yang akan menerima papan interaktif berikut pelatihannya berikut kontennya. Bagi yang belum punya listrik kita berikan listrik, bagi yang belum punya internet kita berikan internet,” bebernya.(lta/kir/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

