“Secara demografis, wilayah dengan jumlah penduduk terdampak paling besar mencakup Kota Banjarbaru (Kalsel), Pekanbaru (Riau), dan Pontianak (Kalbar),” kata Widyawati, seperti dilaporkan Antara.
Dia menjelaskan, jumlah kasus ISPA harian di sejumlah daerah mengalami fluktuasi. Di Provinsi Riau, misalnya, kasus sempat melonjak hingga sekitar 23 kasus dalam sehari.
Sementara itu, di Kalimantan Barat, jumlah kasus harian tertinggi tercatat mencapai enam kasus. Adapun di Kalimantan Selatan, kasus ISPA berkisar 0-4 kasus per hari di fasilitas pelayanan kesehatan.
Widyawati juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak paparan asap dan partikel debu yang dapat menyebabkan iritasi mata.
“Paparan asap dan partikel debu juga menyebabkan iritasi pada mata, karena itu masyarakat diimbau untuk menghindari paparan asap dan tidak menggosok mata ketika terasa perih atau gatal,” ujarnya.
NOW ON AIR SSFM 100

