Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan kapal pesiar J7 Explorer yang menggunakan logo Kemhan yang viral di media sosial bukan aset pemerintah, melainkan milik Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam pengusaha asal Kalimantan Selatan yang dipinjam tanpa biaya sewa alias gratis.
Kapal itu digunakan sebagai sarana pendukung kegiatan Kemhan dalam menjalankan sejumlah program pemerintah, terutama distribusi logistik untuk program ketahanan pangan.
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan mengatakan, kapal itu sudah digunakan untuk mendukung kegiatan di sejumlah wilayah, antara lain Wanam di Papua Selatan, Kalimantan, dan Sumatera.
“Kami jelaskan bahwa kapal tersebut merupakan kapal milik pihak swasta yang dipinjam Kemhan tanpa biaya sewa dan digunakan sebagai kapal pendukung kegiatan Kemhan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah di sejumlah wilayah Indonesia,” kata Rico dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026) yang dikutip Antara.
Selain untuk distribusi logistik, J7 Explorer juga dimanfaatkan sebagai lokasi rapat dan koordinasi teknis pelaksanaan program di lapangan. Khusus di Wanam, Papua Selatan, kapal itu juga menjadi tempat tinggal sementara bagi petugas, karena fasilitas penginapan di wilayah itu masih terbatas.

NOW ON AIR SSFM 100

