Heni menambahkan, saat ini tercatat 45 WNI menetap di Nepal. Sebagian besar berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan.
Menyusul bencana tersebut, KBRI Dhaka dan KBRI Beijing mengimbau seluruh WNI meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, serta memantau informasi melalui sumber resmi.
“KBRI Beijing dan KBRI Dhaka akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan komunitas WNI,” tambahnya.
Dalam kondisi darurat, WNI di Nepal dapat menghubungi hotline KBRI Dhaka melalui +880 161-4444-552, sedangkan WNI di China dapat menghubungi hotline KBRI Beijing melalui +8618610455488.
Menurut laporan Kyodo, korban meninggal dunia banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-Tibet melonjak jadi 160 orang, dengan ratusan lainnya masih belum ditemukan.

NOW ON AIR SSFM 100

