Komunitas Bang Wetan Surabaya membuka pintu peluang agar pelukis Jawa Timur bisa tampil di panggung global lewat kerja sama yang dilakukan dengan Xiamen Federation of Literary & Art Circle (FLAC), dari Kota Xiamen, Tiongkok.
Heri Purwanto Ketua Komunitas Bang Wetan Surabaya menerangkan, sebelumnya pihak Xiamen FLAC telah melakukan kunjungan ke kantor Komunitas Bang Wetan guna memperkuat hubungan seni budaya antar dua kota yakni, Surabaya dan Xiamen.
Dalam kunjungan itu, kedua pihak menjalin kerja sama yang nantinya diharapkan bisa melahirkan kolaborasi nyata seperti, pameran, pertukaran seniman, sampai kegiatan kebudayaan yang digelar di dua kota secara bergantian.
“Sebenarnya hubungan baik antara Komunitas Bang Wetan dengan Xiamen FLAC sudah terjalin lama. Pelukis kami, Andi Prayitno, pada 2019 lalu mengikuti Xiamen ASEAN Culyural Meeting. Dari situlah, kami menjalin hubungan dengan Xiamen FLAC,” katanya, Jumat (17/7/2026).
Tahun ini, lanjut Heri, Andi kembali diundang ke Xiamen untuk mengadakan pameran di sana. Adanya kesempatan itu dimanfaatkan Komunitas Bang Wetan untuk mengirimkan juga beberapa lukisan dari anggotanya agar bisa diseleksi, untuk tampil dalam pameran.
Adapun terkait kerja sama yang terjalin antara Komunitas Bang Wetan dan Xiamen FLAC, Heri berharap agar dapat segera mendapat tindak lanjut.
“Harapan kami, saat diundang ke pameran bulan Oktober 2026 nanti, MoU ini bisa segera ditindaklanjuti sehingga ke depannya ada program-program yang dijalankan bersama,” ungkapnya.
Meski begitu, Heri mengakui bahwa pihaknya menghadapi sejumlah tantangan jika nantinya MoU itu benar-benar telah terealisasi. Pasalnya, selama ini kegiatan di Komunitas Bang Wetan dilakukan secara swadaya tanpa ada bantuan dari pemerintah setempat.
Hal ini berbanding terbalik dengan Xiamen FLAC yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
Sehingga, Komunitas Bang Wetan berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara khusus, dapat memberikan dukungan atas rencana kolaborasi itu. Terlebih, Kota Surabaya dan Xiamen merupakan sister city.
“Sinergi antarkomunitas ini menurut saya dapat memperkuat hubungan sister city yang telah terjalin. Bahkan bisa berpotensi berkembang ke sektor lain seperti, pendidikan, pertukaran pelajar, hingga beasiswa,” tutupnya.(kir/wld/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

