Jumat, 26 Juni 2026

Lalu Lintas Gubernur Suryo Terhenti 3 Jam saat Demo di Depan Grahadi 

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Massa aksi bakar baju bekas dan tas dalam orasi di depan Gedung Negara Grahadi Jumat (26/6/2026) sore. Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Sekitar 3 jam arus lalu lintas Jalan Gubernur Suryo Kota Surabaya lumpuh selama aksi unjuk rasa “Warga Surabaya Turun ke Jalan” #IndonesiaSekarat hari ini, Jumat (26/6/2026).

Pantauan suarasurabaya.net massa aksi gabungan berbagai elemen ini long march dari Monumen Kapal Selam tiba di depan Gedung Negara Grahadi pukul 16.20 WIB.

Massa yang berjumlah sekitar 100 orang itu menyanyikan lagu Buruh Tani lalu lanjut orasi dengan membentuk barisan setengah lingkaran menghadap Grahadi tepat di depan gerbang sisi timur.

Semula hanya memakan separuh badan jalan, 10 menit kemudian, lingkaran diperluas sampai menutup seluruh badan jalan.

Semua kendaraan roda dua yang melintas dari Jalan Tunjungan dan Jalan Basuki Rahmat dialihkan ke Taman Apsari dan Jalan Simpang Dukuh.

Hingga pukul 18.30 WIB suasana berubah menjadi ricuh setelah massa aksi melempar sampah botol plastik hingga petasan ke barisan petugas kepolisian yang berjaga di dalam Gedung Negara Grahadi.

Aksi anarkis berlanjut dengan pengrusakan pagar seng yang pecahannya dilemparkan juga ke dalam Grahadi.

Usai Kombes Pol Lutfi Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya menyerukan beberapa kali instruksi agar massa menghentikan tindakan pengrusakan dan meninggalkan lokasi dengan tertib, namun aksi pelemparan tetap terjadi, arus lalu lintas jalan itu ditutup total.

Barisan polisi memegang tameng anti huru-hara dan truk dalmas membentuk barikade di ujung barat Jalan Gubernur Suryo pukul 19.06 WIB dan bergerak maju memukul mundur massa aksi.

Pukul 19.26 WIB pemukulan mundur massa aksi diwarnai penangkapan belasan massa aksi oleh polisi dibawa ke Gedung Negara Grahadi.

Pukul 19.50 WIB, arus lalu lintas resmi dibuka meski 2 truk Brimob, 1 truk Dalmas Polri, 1 kendaraan taktis/operasional Polri, dan beberapa sepeda motor dinas polisi masih berada di tepi jalan. Termasuk barisan polisi yang memegang tameng masih berjaga meski sudah membubarkan diri dari barisan.(lta/wld/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 26 Juni 2026
29o
Kurs