“Generasi-generasi yang jadi sandwich generation ini mengalami satu tantangan juga. Itu yang perlu kita pikirkan,” kata Jenny dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (30/9/2026) pagi.
Menurutnya, situasi saat ini berbeda dengan kondisi generasi sebelumnya. Jika dahulu dalam banyak keluarga laki-laki menjadi pencari nafkah utama sementara perempuan lebih banyak berada di rumah, kini suami dan istri sama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Di sisi lain, perempuan juga semakin banyak memiliki pendidikan tinggi dan bekerja untuk mengembangkan diri sekaligus menopang ekonomi keluarga.
Akibatnya, perempuan yang berada dalam sandwich generation dapat menghadapi sejumlah tuntutan secara bersamaan, mulai dari pekerjaan, pengasuhan anak, pekerjaan rumah tangga hingga perawatan orang tua.
“Sekarang dia itu harus menanggung bukan hanya urusan ngurusin anak, ngurusin rumah, ngurusin pekerjaan juga. Tetapi dia juga harus mengurus orang tua,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

