“Lansia-lansia ini perlu penanganan dari negara. Artinya ada perawatan, ada misalnya home care yang baik yang disediakan oleh negara atau layanan caregiver yang terjangkau,” jelasnya.
Layanan tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban generasi produktif yang harus membagi waktu antara pekerjaan, anak dan orang tua.
Namun, menurut Jenny, penguatan layanan perawatan lansia tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat atau tenaga caregiver. Kualitas layanan juga harus diperhatikan agar lansia tetap mendapatkan kehidupan sosial dan aktivitas yang sesuai dengan kondisi mereka.
Dia mencontohkan, perawatan lansia tidak seharusnya hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar seperti makan dan mandi.
“Jangan cuma ditaruh di situ. Mereka bisa merasa, ‘Kok kayak aku dibuang ya? Kok enggak berguna lagi ya?’” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

