Jumat, 17 Juli 2026

Mengapa Piala Dunia Ada Perebutan Peringkat Ketiga, tapi di Piala Eropa Tidak?

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Trofi Juara Piala Dunia FIFA. Foto: Harold Cunningham/FIFA

UEFA menilai pertandingan tersebut kurang menarik perhatian penonton, memiliki minat yang rendah, dan membuat para pemain harus menjalani satu pertandingan tambahan setelah mengalami kelelahan akibat jadwal turnamen yang padat.

Sejak saat itu, dua tim yang kalah di semifinal Euro langsung berbagi status sebagai semifinalis tanpa harus menentukan siapa yang finis di posisi ketiga.

Hingga kini, perbedaan tersebut tetap menjadi salah satu ciri khas dua turnamen terbesar sepak bola internasional. Piala Dunia mempertahankan laga perebutan peringkat ketiga sebagai bagian dari tradisi sekaligus memberikan penghargaan kepada tim yang mampu bangkit setelah gagal mencapai final, sedangkan Euro memilih fokus pada perebutan gelar juara tanpa menghadirkan pertandingan tambahan yang dianggap tidak lagi relevan.(ant/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 17 Juli 2026
32o
Kurs