Kamis, 16 Juli 2026

Mentan: Indonesia Bidik Ekspor Seiring Naiknya Harga Beras Dunia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional ketika meninjau stok beras di gudang Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Foto: Dok Antara

Menurut Amran, kenaikan harga beras dunia menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. Peluang itu terbuka karena produksi nasional surplus dan cadangan beras pemerintah dalam kondisi melimpah.

Ia menjelaskan, harga beras di dalam negeri tetap stabil meskipun harga dunia meningkat. Stabilitas itu didukung ketersediaan stok nasional yang kuat dari hasil peningkatan produksi dalam negeri. Saat ini, cadangan beras pemerintah atau CBP yang dikelola Perum Bulog mencapai 5,3 juta ton.

Amran menilai kondisi tersebut menunjukkan ketahanan pangan Indonesia semakin kokoh. Dengan stok yang kuat, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas harga beras nasional di tengah berbagai tantangan pasar pangan global.

Ia mengungkapkan sejumlah negara sudah menyampaikan permintaan impor beras dari Indonesia. Negara tersebut antara lain Malaysia dan Singapura. Saat ini, proses penjajakan dan negosiasi masih berlangsung.

Amran mengatakan, arahan Prabowo Subianto Presiden adalah mempertahankan swasembada pangan melalui peningkatan produksi nasional. Dengan begitu, kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi, sekaligus membuka peluang memperkuat ekspor.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 16 Juli 2026
28o
Kurs