“Ketika kita memahami manusia sebagai khalifah, tentu ada tanggung jawab untuk menjaga bumi. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari nilai yang ingin terus kami kuatkan,” kata Yusuf.
Selain isu lingkungan, YA Ibad juga menjalankan program sosial yang menyasar persoalan kepemudaan, termasuk pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui kerja sama dengan Polri dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Sebelum Muktamar IV digelar, YA Ibad juga melakukan safari ke sejumlah cabang sejak Februari 2025 hingga 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat keterlibatan jamaah dan masyarakat dalam berbagai program.
“Saat ini pengurus YA Ibad sudah berjumlah 27 cabang di Indonesia. Muktamar ini dihadiri pengurus dari berbagai daerah,” ujar Yusuf. (saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

