“Mereka kemungkinan akan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Setelah itu, Perdana Menteri akan melanjutkan lawatannya ke Australia. Kurang lebih demikian rencana yang ada saat ini. Apabila terdapat perkembangan atau perubahan, kami akan terus memberikan informasi terbaru,” katanya.
Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo yang menghadiri undangan Pemerintah India sebagai Chief Guest (Tamu Kehormatan) pada perayaan HUT ke-76 Hari Republik India, pada Januari 2025.
“Seperti yang Anda ketahui, India dan Indonesia memiliki Kemitraan Strategis Komprehensif. Hubungan kedua negara telah terjalin sejak lama. Namun tantangan bagi kita semua adalah bagaimana menjadikan persahabatan ini benar-benar relevan bagi masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan rakyat,” jelasnya.
Dalam pertemuan di Jakarta, kedua pemimpin diperkirakan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kerja sama pertahanan dan keamanan maritim, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi mineral kritis, hingga peningkatan kerja sama di bidang kesehatan, pendidikan, serta teknologi.
Pemerintah India juga mengisyaratkan akan terdapat sejumlah hasil konkret dari kunjungan tersebut, termasuk penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor. Namun, rincian kesepakatan masih akan diumumkan saat kunjungan berlangsung.
“Kami berharap kunjungan ini menghasilkan pembahasan yang sangat substantif, tidak hanya mengenai hubungan bilateral, tetapi juga berbagai isu regional dan global,” kata Dubes India.(lea/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

