Selasa, 27 Oktober 2026

Operasi Patuh 2026 Bukan Sekadar Penindakan, Polri Dorong Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ilustrasi operasi patuh. Foto: Divhumas Polri

Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif, profesional, dan proporsional, terutama terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan atau mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Pendekatan humanis dan edukatif tetap menjadi bagian penting dalam operasi ini. Namun, terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan proporsional. Tujuan akhirnya adalah menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan melindungi seluruh pengguna jalan,” jelas Trunoyudo.

Melalui Operasi Patuh 2026, Polri mengajak masyarakat untuk berperan aktif membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Kepatuhan menggunakan perlengkapan keselamatan, menaati rambu dan marka jalan, menjaga kecepatan, serta menghormati hak pengguna jalan lain diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Polri menegaskan, keselamatan berlalu lintas hanya dapat terwujud melalui sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan mengedepankan pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum yang tepat, Operasi Patuh 2026 diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku berkendara sekaligus menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi semua.

Tertib berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, melainkan wujud kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan. (faz/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2026
28o
Kurs