2 Jenazah Korban KM Virgo Teridentifikasi, Berasal dari Malang dan Sampang
Selasa, 15 September 2026 | 16:45 WIB
Dr. Kriyo Sambodho (kiri) Ahli Lingkungan Laut ITS bersama Prof. Ir. I Ketut Aria Pria Utama Pakar Perkapalan dari Laboratorium Hidrodinamika Kapal Departemen Teknik Perkapalan ITS saat memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya, Selasa (15/9/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net
Selain masuknya air, pergeseran muatan juga bisa mempercepat kapal miring ke salah satu sisi hingga kehilangan stabilitas.
Menurutnya, pergeseran muatan bisa terjadi jika muatan tidak diikat atau di-lashing dengan baik.
Namun, ia menegaskan hal tersebut masih sebatas analisa dan perlu dibuktikan melalui investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Selain itu, ia juga menilai bahwa karakteristik kapal yang sebelumnya dioperasikan di Jepang juga perlu diperiksa.
Menurutnya, kapal yang digunakan untuk karakteristik perairan Jepang harus dipastikan sesuai ketika dioperasikan pada rute yang berbeda di Indonesia.








