Senin, 19 Oktober 2026

Pakar K3 Unair: Perpanjangan SIM Harus Jadi Momentum Refreshment Kompetensi Pengemudi

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ilustrasi berkendara saat hujan. Foto: Freepik

Ia menilai pemeriksaan semacam itu penting karena kondisi fisik pengemudi dapat berubah seiring waktu. Gangguan penglihatan, misalnya, dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam membaca situasi dan merespons kondisi di jalan.

Dani juga membandingkan kebijakan perizinan mengemudi di sejumlah negara, termasuk Singapura, yang menerapkan pemberlakuan seumur hidup, karena memiliki karakteristik berbeda dengan Indonesia.

Menurutnya, kebijakan mengenai masa berlaku SIM tidak dapat dilepaskan dari karakter masyarakat, kondisi lingkungan fisik dan sosial, serta karakteristik pengemudi di masing-masing negara.

“Kalau kita lihat budaya mereka, masih tahu bagaimana mengemudi dengan baik dan benar. Faktor lingkungan fisik dan sosial juga berbeda dengan Indonesia, karakteristik demografi dan pengemudinya berbeda,” katanya.

Karena tujuan utama SIM berkaitan dengan keselamatan, Dani justru mendorong agar standar untuk mendapatkan atau memperpanjang SIM tidak dipermudah. Sebaliknya, standar kompetensi pengemudi perlu diperkuat.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs