Ia menjelaskan, pembersihan di jalan raya baru bisa dilakukan setelah petugas pasar menyelesaikan pekerjaan rutin membersihkan sampah pedagang dan pembeli.
“Yang di jalan raya itu baru tadi habis salat zuhur saya instruksikan petugas pasar dan petugas lainnya untuk bersih-bersih. Sudah kita laksanakan,” ujarnya.
Imam mengatakan, sampah hasil kegiatan tersebut selanjutnya diarahkan ke tempat penampungan sementara (TPS) di Dusun Wonokoyo. Sampah kemudian dijadwalkan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk dibuang ke TPA di sekitar Telaga Ngipik.
Ia menambahkan, pengangkutan sampah dari lokasi penampungan akan dilakukan petugas DLH secara berkala.
Imam menjelaskan, keterlambatan pembersihan di sejumlah titik juga berkaitan dengan keterbatasan personel yang bisa langsung diterjunkan. Panitia memang memiliki bidang kebersihan, tetapi untuk kegiatan yang melibatkan sound horeg kali ini, pelaksanaannya turut dibantu petugas pasar.
NOW ON AIR SSFM 100

