Nurul Khotimah satu di antara WNI mengaku masih merasakan dampak bencana hingga kini. Ia yang tinggal di wilayah Uto mengatakan kerusakan pada apartemen yang ditempatinya memaksanya bertahan dengan kondisi terbatas bersama rekan-rekannya.
“Guncangan yang kami rasakan sangat kuat. Selama dua hari pertama kami kesulitan mendapatkan air minum dan makanan. Sekarang pasokan air sudah kembali, tetapi kondisinya masih keruh. Apartemen yang kami tinggali mengalami retak pada tembok, sementara pintu dan jendelanya sulit dibuka. Setiap sore kami masih mengantre roti dan air minum di kantor pemerintah setempat. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian KBRI Tokyo dan komunitas Indonesia. Bantuan yang diberikan benar-benar sangat membantu kami,” tutur Nurul.
KBRI Tokyo bersama KJRI Osaka akan terus memantau perkembangan situasi, berkoordinasi dengan pemerintah Jepang, serta memastikan seluruh WNI yang terdampak memperoleh pendampingan dan bantuan yang diperlukan.
Bagi WNI yang terdampak maupun mengetahui adanya WNI yang membutuhkan bantuan darurat, dapat segera menghubungi hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419, serta hotline KJRI Osaka di +81-80-3113-1003.(faz/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

