Senin, 5 Oktober 2026

Pasukan AS Diduga Diam-Diam Bantu Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Selat Hormuz adalah jalur laut paling vital bagi energi global, di mana sekitar 20 persen konsumsi minyak mentah dunia melintas setiap hari. Foto: Reuters

Daftar harian kapal yang keluar menuju Laut Arab, serta kapal tanker minyak kosong yang disewa dan memasuki kawasan Teluk dari arah laut, kini disusun secara berkala.

Dalam laporan itu juga disebutkan kalau kapal-kapal tersebut berlayar setiap malam sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan.

Pada malam sebelum 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, pada 8 Juli, Donald Trump Presiden AS mengumumkan bahwa gencatan senjata tidak lagi berlaku. Sejak saat itu, pasukan AS telah melancarkan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran.

Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM) menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
28o
Kurs