Senin, 5 Oktober 2026

Pasukan AS Diduga Diam-Diam Bantu Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Selat Hormuz adalah jalur laut paling vital bagi energi global, di mana sekitar 20 persen konsumsi minyak mentah dunia melintas setiap hari. Foto: Reuters

Sebagai balasan, pasukan Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga AS mengakhiri campur tangannya di kawasan tersebut. Pengumuman itu disampaikan setelah kembali terjadi gelombang saling serang antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.

Sehari kemudian, Trump mengatakan bahwa AS akan menjadi “penjaga” Selat Hormuz. Ia juga kembali memberlakukan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.(ant/kir/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
28o
Kurs