Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak Dibuka Sebelum AS Penuhi Komitmen
Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi - Selat Hormuz adalah jalur laut paling vital bagi energi global, di mana sekitar 20 persen konsumsi minyak mentah dunia melintas setiap hari. Foto: Reuters
Sebagai balasan, pasukan Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga AS mengakhiri campur tangannya di kawasan tersebut. Pengumuman itu disampaikan setelah kembali terjadi gelombang saling serang antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.
Sehari kemudian, Trump mengatakan bahwa AS akan menjadi “penjaga” Selat Hormuz. Ia juga kembali memberlakukan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.(ant/kir/faz)