Ia menambahkan, mesin dan sistem pembakaran yang terawat tidak hanya membantu mengendalikan emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi serta keandalan angkutan peti kemas.
Ahmad Basuni pengemudi truk peti kemas yang mengikuti pengujian menilai proses pemeriksaan cukup sederhana dan tidak mengganggu aktivitas operasional.
“Proses uji emisinya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Menurut saya kegiatan seperti ini bagus dan kalau bisa dilakukan secara rutin, karena kita sebagai pengemudi juga jadi tahu kondisi emisi kendaraan yang kita bawa,” kata Ahmad.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pelindo mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 13 tentang penanganan perubahan iklim, sekaligus mendorong aktivitas logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan. (adv/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

