Terkait isu yang akan dibawa Indonesia, pemerintah akan mempertimbangkan tema besar UNGA serta berbagai perkembangan internasional yang terjadi selama setahun terakhir.
“UNGA ini kan adalah sebuah event yang berjalan tahunan, biasanya dimanfaatkan untuk meriviu perkembangan dari setahun terakhir, apa saja yang kira-kira progresnya sudah berjalan, apa saja kira-kira yang baru terjadi, dan di situlah kami akan meng-highlight dalam pertemuan tersebut,” ujar Nabyl.
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka di New York pada Selasa (8/9/2026). Khalilur Rahman Menteri Luar Negeri Bangladesh terpilih sebagai Presiden Majelis Umum PBB untuk sesi tersebut, menggantikan Annalena Baerbock mantan Menteri Luar Negeri Jerman.
Sidang tahun ini mengusung tema “Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua”. Sementara sesi Debat Umum UNGA dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September 2026. (ant/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

