Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah kebutuhan tambahan untuk mendukung operasi pemadaman. Peralatan tersebut mencakup helikopter untuk water bombing, alat pelindung diri (APD), hingga tambahan personel.
“Kemudian kalaupun ada keperluan penambahan beberapa peralatan termasuk heli untuk water bombing sampai APD dan penambahan pasukan, semua sudah dikerjakan,” kata Prasetyo.
Secara keseluruhan, pemerintah telah mengerahkan 12.880 personel untuk menangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera.
Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga pemantauan kualitas udara.
Prabowo Subianto Presiden RI juga memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan dan melakukan koordinasi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026).
Dalam penanganan itu, pemerintah menambah berbagai fasilitas pendukung pemadaman. Peralatan yang disiapkan antara lain empat helikopter water bombing, 100 unit pompa air, 2.000 unit APD, cangkul gepyok, sumur bor, serta selang air. (ant/saf/ham)











