BNPB Kaji Penggunaan Teknologi Dry Ice untuk Atasi Karhutla
Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB
Prajurit TNI menyiapkan dry ice untuk menyemai awan dalam operasi modifikasi cuaca, Senin (19/10/2026), di Sumatra Selatan. Foto: Dok BNPB
Walau begitu, Berton bilang pelaksanaan modifikasi cuaca sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang layak untuk disemai.
Artinya, rekayasa untuk menurunkan hujan tidak bisa dilakukan di semua wilayah setiap waktu.
Dia menyebut contoh, OMC di Provinsi Riau berhasil dilaksanakan. Sedangkan di Provinsi Jambi tidak bisa karena tidak ada bibit awannya.
“Untuk OMC di Riau sudah berakhir pada 25 September 2026, karena memang di sana sudah ada hujan alami yang terjadi. Sedangkan di Jambi kami tidak bisa melakukan penyemaian atau melakukan OMC, mengingat di sana tidak ada awan yang kurang mendukung, serta adanya feasibility yang relatif rendah,” tandasnya. (rid/ipg)