Jumat, 24 Juli 2026

Pemkot Surabaya Nonaktifkan Data 169 Ribu KK yang Tidak Ditemukan di Domisili

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Eddy Christijanto (kiri) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya dan Irvan Wahyudrajad selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/7/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Data domisili yang akurat juga dibutuhkan untuk menyusun perencanaan pembangunan, menghitung kebutuhan pelayanan publik dan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi.

“Jadi, pemerintah Kota Surabaya ini kan kita memberikan intervensi kepada warga Kota Surabaya, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan intervensi yang lainnya. Nah, tentunya syarat daripada intervensi itu tentang status keberadaan dengan administrasinya itu harus sama. De facto de jure-nya itu harus klop,” kata Eddy.

Sementara itu, untuk warga yang merasa datanya dinonaktifkan, diminta melaporkan keberadaan terbarunya melalui kelurahan atau kecamatan. Untuk yang masih berada di Surabaya tapi tinggal di alamat berbeda, keberadaannya tetap akan dicatat meski belum sesuai alamat KK.

Namun, yang menetap di luar Surabaya diminta segera mengurus kepindahan administrasi kependudukannya. Selama domisili belum diperbarui, Pemkot tidak dapat memberikan intervensi kepada warga tersebut.

“Itu tidak bisa kita berikan intervensi dalam bentuk apa pun sebelum mereka meng-update status domisili tempat tinggalnya,” ujar Eddy.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 Juli 2026
33o
Kurs