Jumat, 30 Oktober 2026

Pemkot Surabaya Tegur Kepala SDN Manukan Wetan IV soal Dugaan Iuran Perpisahan Rp300 Ribu

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat diwawancarai di Balai Kota Surabaya, Rabu (28/10/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

“Sudah saya luruskan, sudah saya sampaikan dan saya tegur kepala sekolahnya. Sudah tidak pakai seperti itu, bagaimana caranya kita benar-benar bisa menjadi pelayan sekolahannya arek-arek Suroboyo,” ujar Febri.

Febri memastikan, setiap laporan, saran, dan kritik masyarakat akan diterima dan ditindaklanjuti. Ia juga meminta kepala sekolah lebih aktif memantau komunikasi antara wali kelas dan orang tua murid, termasuk melalui grup WhatsApp.

“Kalau ada orang tua murid mengadukan, menyarankan, mengkritik, jangan ditolak. Orang-orang itu mungkin karena ditolak akhirnya lari (laporan) ke atas, termasuk ke hotline-nya Pak Wali Kota,” tegas dia.

Selain itu, ia meminta seluruh kepala SD dan SMP negeri memastikan tidak ada pungutan yang tidak transparan, termasuk iuran untuk kebutuhan kegiatan sekolah maupun pembelian perlengkapan guru.

“Saya mau pastikan benar bahwa tidak ada yang namanya urunan-urunan atau pungutan yang sifatnya tidak clear,” jelas dia.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2026
31o
Kurs