Perum Bulog memeriksa sekitar 2.000 jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) secara serentak di seluruh Indonesia untuk memperketat pengawasan dan mencegah penyalahgunaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Jumat (30/10/2026).
Ahmad Rizal Ramdhani Direktur Utama Perum Bulog mengatakan, pemeriksaan dilaksanakan oleh satuan tugas khusus bersama jajaran kantor wilayah dan cabang sebagai tindak lanjut kasus dugaan penyalahgunaan beras SPHP di Jakarta Timur.
“Satgas khusus ini juga berjalan mulai hari ini dilaksanakan secara serentak seluruh tanah air,” kata Rizal usai meninjau sejumlah RPK di Jakarta, Jumat (30/10) melansir Antara.
Ia menjelaskan, Bulog memiliki sekitar 554 kantor cabang yang masing-masing diarahkan memeriksa empat RPK, sehingga sasaran pemeriksaan pada hari pertama diperkirakan mencapai sekitar 2.000 gerai.
“Sekitar 2.000 RPK di hari ini,” ujarnya.
NOW ON AIR SSFM 100

