Senin, 5 Oktober 2026

Pemkot Surabaya Tutup Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes Usai Kasus Dugaan Pencabulan Terungkap

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes Surabaya, tempat pengasuh mencabuli penghuni remaja disabilitas, Kamis (20/8/2026). Foto: Istimewa

Pemkot memberi waktu 2 hari untuk pemulangan para penghuni termssuk data lengkap keluarga dari penghuninya.

“Saya minta datanya untuk keluarga-keluarganya, besok baru menjanjikan untuk diberikan kepada kami sehingga kami akan melakukan pengawasan, pemantauan dalam waktu 2 hari untuk pengembalian kepada keluarganya,” paparnya.

Antiek menyebut, setelah pemulangan seluruh penghuni, akan memberikan kesempatan panti mengurus izin dan beroperasi lagi jika kasus pidana pengasuh sudah selesai.

“Nanti kalau ini (penghuni) sudah dikembalikan dan kasusnya sudah selesai, maka mereka harus memulai melakukan pengurusan secara administrasinya. Kami akan bantu mereka. kami akan bantu administrasinya gitu,” tuturnya.

“Panti berdiri 2019 sesuai akta pendirian dan akta notaris,” tutupnya. (lta/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
28o
Kurs