Kamis, 17 September 2026

Pencarian Rombongan Wartawan Hilang di Sekitar Pulau Enggano Masih Nihil

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Personel Basarnas Bengkulu saat melakukan pencarian di sekitar kawasan Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Kamis (17/9/2026). Foto: Antara

Pencarian terhadap rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda hingga ke sekitar Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara masih belum membuahkan hasil.

Muslikun Sodik Kepala Kantor Basarnas Bengkulu mengatakan, hasil penyisiran di wilayah perairan dan pesisir Pulau Enggano hingga, Kamis (17/9/2026) sore, masih nihil.

“Hingga sore ini hasil pencarian masih nihil dan kami akan menunggu informasi selanjutnya apakah akan melanjutkan operasi SAR berikutnya atau dihentikan karena merupakan hari ketiga waktu tambahan operasi SAR setelah tujuh hari,” kata Muslikun di Kota Bengkulu, yang dikutip Antara.

Rombongan yang masih dicari itu, terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda.

Basarnas Bengkulu terlibat dalam operasi perbantuan yang dikoordinasikan Kantor SAR Banten. Sebanyak 25 personel dikerahkan untuk menyisir perairan Enggano dan pesisir Bengkulu.

Pencarian didukung RB 213 Bengkulu, RBB RIB 01 Bengkulu, serta tiga rubber boat. Tim sebelumnya juga melakukan penyisiran darat dari Dermaga Malakoni menuju Banjarsari di Pulau Enggano.

Basarnas Bengkulu turut menyiapkan RIB yang akan dibawa dari Kota Bengkulu menuju Pulau Enggano menggunakan Kapal Pulo Tello untuk memperkuat pencarian.

Di tengah operasi tersebut, Polda Bengkulu juga masih menunggu hasil pencocokan DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano.

Imam Wijayanto Kabid Humas Polda Bengkulu mengatakan, sampel DNA jenazah sudah dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri untuk memastikan identitasnya dan mengetahui apakah memiliki kaitan dengan rombongan yang hilang.

“Terkait pencocokan DNA jadi untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara saat ini sudah dikirimkan sampel DNA nya ke Pusdokkes Mabes Polri untuk dicocokkan,” kata Imam.

Berdasarkan pemeriksaan awal penyidik, jenazah tersebut bukan warga asli maupun masyarakat sekitar Pulau Enggano. “Untuk waktunya berapa lamanya kita masih menunggu nanti setelah hasil akan kita sampaikan kembali,” ujarnya. (ant/bil)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
27o
Kurs