Rabu, 7 Oktober 2026

Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Ancaman Nonmiliter, Ini Analisis Pakar Sosiologi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Bendera pelangi LGBT adalah simbol global untuk keragaman dan gerakan sosial LGBT. Foto: iStock

Menanggapi kebijakan itu, Prof. Tuti Budirahayu Guru Besar dalam Sosiologi Pendidikan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menilai masyarakat Indonesia hingga kini masih belum menerima keberadaan kelompok LGBTQ secara terbuka sebagaimana yang terjadi di sejumlah negara lain.

Dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (8/7/2026), Tuti mengatakan bahwa kondisi itu tak terlepas dari karakter masyarakat Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan nilai-nilai agama.

“Indonesia masih berada pada situasi masyarakat yang demokratis, tetapi juga berasaskan Pancasila dan memiliki basis nilai-nilai agama. Karena itu, masyarakat kita masih belum menerima secara terbuka atau secara legawa keberadaan kelompok LGBTQ,” ujarnya.

Meski demikian, menurut Tuti, kelompok LGBTQ tetap merupakan bagian dari warga negara yang memiliki hak-hak dasar yang harus dihormati.

Tuti membedakan antara pilihan hidup seseorang yang berada pada ranah privat dengan aktivitas yang dilakukan di ruang publik.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
31o
Kurs