
DEMA UINSA juga menyatakan bahwa mahasiswa masih mempertahankan penyegelan Gedung Rektorat untuk mengawal proses penyelesaian polemik kepemimpinan kampus dan memastikan adanya kepastian pemilihan Rektor definitif.
Mahasiswa juga meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk segera menetapkan dan mengumumkan timeline Pemilihan Rektor UINSA periode 2026 – 2030 secara terbuka.
Selain itu, mahasiswa juga mendorong Pakta Integritas Mahasiswa menjadi bagian dari proses seleksi calon Rektor.
Pakta tersebut memuat sejumlah komitmen, termasuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola, perlindungan hak mahasiswa, perbaikan fasilitas dan pelayanan akademik, serta keterbukaan dalam pengambilan kebijakan strategis. (ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

