Sabtu, 26 September 2026

Pezeshkian Sebut Sulit Bertemu Trump jika AS Terus Menyerang saat Proses Diplomasi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Masoud Pezeshkian Presiden Iran. Foto: AFP

“Setiap hari mereka meningkatkan sanksi terhadap kami. Setiap hari mereka mengancam kami. Setiap hari mereka menyerang kami. Dan mereka tidak menghormati apa yang telah mereka sepakati secara tertulis,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump sebelumnya membuka peluang bertemu pejabat Iran di New York, di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun, pertemuan langsung antara kedua presiden tidak terlaksana.

Meski demikian, Pezeshkian menegaskan Iran tetap membuka jalur diplomasi. Ia menyatakan Teheran siap menjalankan proposal pembukaan kembali Selat Hormuz dalam tujuh hari apabila AS menerima persyaratan yang diajukan.

Proposal tersebut telah disampaikan Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran kepada Washington melalui Qatar. Tapi, hingga Jumat waktu setempat, AS belum memberikan tanggapan resmi secara terbuka.

Pezeshkian menegaskan pemulihan kepercayaan menjadi langkah penting sebelum kedua negara kembali duduk bersama untuk membahas penghentian perang dan program nuklir Iran. (bil/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
32o
Kurs