Dalam rapat tersebut, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Pangdam XIX/Tuanku Tambusai melaporkan, lima helikopter waterbombing telah dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di sejumlah wilayah Riau.
Menurut Agus, penanganan karhutla tidak hanya difokuskan pada pemadaman api, tetapi juga pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Salah satu upaya yang dinilai efektif adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan kadar air di lahan.
“Selama ini, kegiatan yang kami lakukan yang paling efektif adalah melakukan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca). Kadar tanah yang ada di wilayah Riau ini tidak seperti yang tahun lalu. Kita basahi sehingga cukup air untuk di dalam tanah,” kata Agus.
Sementara itu, helikopter waterbombing digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit didatangi pasukan darat.
Pemadaman dari udara juga diarahkan untuk memutus jalur api agar kebakaran tidak melompat dan menyebar ke area lain.

NOW ON AIR SSFM 100

