Prabowo melihat peluang investasi Indonesia-Rusia terbuka di berbagai sektor, mulai dari energi, ketahanan pangan, industrialisasi, antariksa, pendidikan tinggi, hingga transportasi.
Di bidang pangan dan industri, Indonesia menawarkan kerja sama teknologi pertanian, benih unggul, peternakan, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, produksi pupuk, serta hilirisasi produk pangan, farmasi, furnitur, dan elektronik.
“Jadi saya katakan langsung kepada perusahaan-perusahaan Rusia: datanglah ke Indonesia, bekerja sama dengan kami, berproduksi bersama kami, mari kita membangun industri bersama, mari kita menciptakan nilai bersama,” kata Prabowo.
Ia juga mengajak perusahaan Rusia menjadikan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar ASEAN dan Indo-Pasifik.
Selain memperkuat investasi, Prabowo menilai hubungan bisnis kedua negara perlu dibangun melalui kelembagaan yang kuat, dengan aturan yang jelas, sistem pembayaran yang dapat diandalkan, serta logistik yang terprediksi.

NOW ON AIR SSFM 100

