Selasa, 27 Oktober 2026

Presiden Instruksikan BRIN Mempercepat Berbagai Riset untuk Cegah Karhutla hingga Vaksin Malaria

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Arif Satria Kepala BRIN menyampaikan laporan perkembangan berbagai riset kepada Prabowo Presiden, Selasa (27/10/2026), di Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Arif menjelaskan, inovasi itu diproyeksikan untuk membantu pemanfaatan biogas, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang nilainya mencapai sekitar Rp97 triliun per tahun.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, BRIN siap berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta berbagai perguruan tinggi, untuk mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah di tingkat rumah tangga dan desa.

Di sektor kesehatan, Presiden mendorong percepatan riset vaksin, khususnya Vaksin Malaria.

BRIN sekarang memiliki empat kandidat Vaksin Malaria, dan mengembangkan penelitian bersama Kementerian Kesehatan serta PT Bio Farma.

Arif menambahkan, pengembangan Vaksin Malaria bisa jadi kontribusi Indonesia buat dunia, terutama untuk mengatasi jenis parasit yang belum memiliki vaksin seperti Plasmodium vivax.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2026
28o
Kurs