Arif menjelaskan, inovasi itu diproyeksikan untuk membantu pemanfaatan biogas, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang nilainya mencapai sekitar Rp97 triliun per tahun.
Lebih lanjut, Arif mengatakan, BRIN siap berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta berbagai perguruan tinggi, untuk mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah di tingkat rumah tangga dan desa.
Di sektor kesehatan, Presiden mendorong percepatan riset vaksin, khususnya Vaksin Malaria.
BRIN sekarang memiliki empat kandidat Vaksin Malaria, dan mengembangkan penelitian bersama Kementerian Kesehatan serta PT Bio Farma.
Arif menambahkan, pengembangan Vaksin Malaria bisa jadi kontribusi Indonesia buat dunia, terutama untuk mengatasi jenis parasit yang belum memiliki vaksin seperti Plasmodium vivax.
NOW ON AIR SSFM 100

