Viral Serpihan Misterius Jatuh di Sampit, BRIN Duga Berasal dari Bekas Roket China
Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:40 WIB
Arif Satria Kepala BRIN menyampaikan laporan perkembangan berbagai riset kepada Prabowo Presiden, Selasa (27/10/2026), di Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres
“Kami berharap, dengan dukungan penuh dari Bapak Presiden, pengembangan vaksin tersebut dapat dipercepat hingga tiga tahun dari jadwal yang seharusnya, khususnya untuk Vaksin Malaria,” ucapnya.
Sementara itu, untuk mendukung kemandirian obat nasional, BRIN mengembangkan 19 kandidat obat herbal.
Nantinya, obat herbal itu diarahkan mencapai status fitofarmaka melalui serangkaian pengujian, termasuk uji klinis dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan. (rid/ipg)