Sebelumnya tercatat 286 orang, namun setelah dilakukan verifikasi diketahui terdapat 50 orang yang sudah tercatat dalam manifest, tetapi tidak ikut berangkat.
“Secara matematis tinggal dua orang, tetapi kami masih mengonfirmasi kembali manifest kepada pihak owner untuk memastikan validitas data tersebut,” ujarnya.
Dalam operasi pencarian dan evakuasi, tim SAR gabungan mengerahkan 10 kapal. Sebanyak sembilan kapal telah tiba membawa korban ke Surabaya, sedangkan satu lainnya masih melakukan evakuasi.
Seperti diketahui, operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jatim, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, BPBD Prov Jatim, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD kota Surabaya, Koarmada II melalui KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta.
Selain itu, juga terdapat sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni Kapal Meratus Pematang Siantar, Kapal Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Kapal Prakarsa Mas, Kapal Transco Arafura, kapal SC Aila XVII, kapal Alcon Daniel, dan kapal Selaras Mas. (ris/saf/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

