Lebih dari 40 pelanggan sebuah perusahaan travel and tour yang berkantor di Surabaya, menjadi korban pembatalan paket wisata ke luar negeri dan mengalami kerugian hingga Rp1,7 miliar. Hal ini karena uang yang telah dibayarkan belum dikembalikan sampai saat ini.
Riri perwakilan para korban perusahaan travel tersebut mengatakan, korban berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Probolinggo, Jakarta, Lampung, hingga Medan, dengan tujuan perjalanan antara lain Bangkok, Korea Selatan, hingga Jepang.
“Kalau kerugian saya pribadi Rp30 juta. Tapi kalau seluruh korban sekitar Rp1,7 miliar,” katanya saat mendatangi kantor perusahaan travel and tour tersebut bersama para korban lainnya di kawasan Jagir Sidosermo, Surabaya pada Senin (13/7/2026).

Riri menjelaskan, tidak semua korban mengalami kejadian yang sama. Ada yang perjalanannya dibatalkan jauh sebelum keberangkatan, namun ada pula yang baru mengetahui pembatalan ketika sudah berada di bandara.

NOW ON AIR SSFM 100

