Jumat, 11 September 2026

Respons Keracunan Berulang, Ikatan Dokter Anak Usul MBG Dikelola Kantin Sekolah

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi: Sejumlah pekerja menyiapkan paket makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dipan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Foto: Antara

Contoh yang kedua, lanjut dia, mencampurkan makanan mentah dengan makanan yang sudah masak, temperatur penyimpanan makanan yang salah, hingga bahan yang kurang bersih pencuciannya.

Menurut data 2015 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), satu dari 10 orang mengalami keracunan makanan. Ia mengingatkan bahwa keracunan dapat menyebabkan kematian.

“Nah, siapa yang sangat sensitif terhadap keracunan tersebut? Satu adalah lansia, kemudian anak-anak di bawah 5 tahun. Jadi, nanti kalau MBG-nya sudah masuk ke 3B, ini lebih lagi, risikonya lebih besar. Kemudian orang-orang yang daya tahan tubuhnya rendah,” pungkasnya.(ant/ris/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 11 September 2026
28o
Kurs