Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember juga melemah 91 sen atau 0,78 persen menjadi 115,81 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Penurunan harga minyak berpotensi mengurangi tekanan terhadap biaya impor energi Indonesia. Meski begitu, pergerakan harga komoditas global tetap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi prospek inflasi dan stabilitas nilai tukar.
Dari Amerika Serikat, pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan moneter pekan ini. Namun, inflasi yang masih tinggi membuat peluang kenaikan suku bunga tetap menjadi perhatian pelaku pasar.
Ketidakjelasan arah kebijakan juga terlihat dalam pernyataan Kevin Warsh Ketua The Fed pada pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok, Thailand.
Warsh tidak memberikan panduan kebijakan atau forward guidance yang tegas mengenai langkah suku bunga berikutnya.
NOW ON AIR SSFM 100

