Menurut alumnus SMA Al-Azhar Mandiri Palu itu, seluruh peserta memperoleh perlakuan yang sama tanpa memandang asal daerah maupun latar belakang.
“Saya merasa panitia memperlakukan masing-masing dari kami secara adil, tidak melihat latar belakang kami apa. Aturannya berlaku sama untuk semua peserta,” tuturnya.
Sementara itu, Komjen Pol Dedi Prasetyo Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menyiapkan pemimpin Polri di masa depan.
“Masa depan Polri sangat bergantung pada sejauh mana kita mempersiapkan generasi penerusnya. Tugas kita bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga membentuk insan Bhayangkara yang berkarakter kuat, berintegritas, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berani memimpin perubahan untuk menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pendidikan menjadi fondasi utama dalam melahirkan pemimpin Polri masa depan yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat,” ujar Dedi.(faz/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

