Senin, 5 Oktober 2026

Serikat Pekerja Sebut Potensi PHK di Jatim Tembus 50 Ribu Orang, Disnaker: Belum Ada Potensi Besar

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Ilustrasi pekerja yang bekerja di sebuah pabrik. Foto: Unsplash

Serikat pekerja mengungkap potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi di Provinsi Jawa Timur akibat dampak kenaikan harga gas industri, bahan baku, hingga dampak kondisi ekonomi global.

Jazuli Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur mengatakan, industri tekstil, garmen, sepatu, hingga kayu merupakan sektor yang paling rentan terdampak PHK akibat dampak harga komoditas global tersebut.

Berdasarkan hasil pemetaan serikat pekerja, potensi PHK di Jawa Timur diperkirakan tembus 50 ribu pekerja. Angka tersebut merupakan pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan.

“Kalau kisaran 5 persen sampai 10 persen mungkin akan terjadi PHK besar ya. Bisa mencapai 50.000-an ke atas,” kata Jazuli saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Meskipun potensi PHK banyak dipengaruhi oleh faktor global, Jazuli mendesak pemerintah provinsi supaya memperkuat Satgas Pencegahan PHK.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
33o
Kurs