
Cito menjelaskan, para sopir berharap supaya Dishub Jatim jangan sampai menggusur angkutan umum yang sudah ada, melainkan merangkul para pelaku transportasi.
Fie menjamin semua aspirasi dari serikat sopir akan diakomodasi. Nantinya pada pekan depan, Dishub Jatim akan menggelar pertemuan lanjutan dengan berbagai unsur. Baik pihak pendukung maupun yang menolak operasional Trans Jatim Koridor 2.
Selain itu, Dishub Jatim akan mengundang berbagai paguyuban angkutan, komunitas transportasi di Malang, hingga akademisi supaya kebijakan yang diambil dapat ditinjau secara luas dan tidak merugikan pihak manapun.
“Kami menerima masukan tersebut akan ada rapat lanjutan tapi rapat lanjutannya. Ini kan ada banyak aliansi, akademisi yang mendukung. Terus nanti YLKI, DPRD Komisi D dan DPRD Komisi C Kota nanti juga kita undang. Nanti pertemuannya cukup besar dan luas,” jelasnya.
NOW ON AIR SSFM 100

