BGN menegaskan tidak pernah memberikan otoritas kepada pihak tertentu untuk membuka SPPG, memfasilitasi operasional dapur, maupun berkomunikasi dengan mitra atas nama pimpinan BGN dengan tujuan meminta imbalan.
Sudaryono mengatakan, modus tersebut antara lain berupa janji bahwa dapur SPPG yang belum beroperasi dapat segera dibantu agar mulai menjalankan kegiatan.
“Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan saya, ibu wakil kepala atau pak waka, atau pimpinan siapapun yang memberikan iming-iming bahwa nanti akan dibantu dapur-dapur yang belum beroperasi untuk segera beroperasi. Saya pastikan itu bohong dan itu adalah tindak pidana penipuan,” tegasnya.
Selain mengingatkan mitra mengenai dugaan penipuan, Sudaryono juga menekankan kedisiplinan kepala SPPG dalam menjalankan operasional dapur MBG.
Menurutnya, kepala SPPG harus berada di dapur sejak dini hari pada jam-jam krusial. Kehadiran pimpinan dapur diperlukan untuk memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) berjalan, terutama terkait keamanan dan higienitas makanan.

NOW ON AIR SSFM 100

