Selain itu, yayasan juga bekerja sama dengan platform Solusi Duka untuk menghadirkan layanan kedukaan terintegrasi.
Melalui layanan terintegrasi tersebut, pelayat bisa memesan karangan bunga berdesain tiga dimensi yang ditayangkan pada layar televisi ruangan.
Bunga digital ini dibanderol lebih murah, dengan rentang harga Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Opsi ini menjadi alternatif ramah lingkungan untuk menekan produksi limbah bunga papan konvensional.
Kemudian sistem informasi rumah duka juga telah terintegrasi dalam sebuah situs web. Setiap almarhum kini memiliki halaman khusus untuk menampilkan jadwal tutup peti, pemberangkatan, juga bunga digital yang terhubung dengan layar besar di dalam semua ruangan persemayaman dan krematorium.
Sugiarto mengatakan, inovasi ruang duka digital ini memberikan kesempatan bagi kerabat jarak jauh agar tetap bisa memberikan penghormatan kepada almarhum.








