Kamis, 8 Oktober 2026

Survei Adidaya Institute, Mayoritas Masyarakat Dukung Keberlanjutan Program MBG

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Para siswa SMAN 10 Surabaya saat menerima menu Makanan Bergizi Gratis untuk dibagikan ke kelas, Senin (13/1/2025). Foto: Wildan suarasurabaya.net

“Menu MBG dinilai lebih bergizi, lebih bervariasi dan lebih berkualitas daripada makanan di rumah,” kata Rahman.

Hasil survei Adidaya Institute juga menemukan tuntutan publik atas pelibatan petani-nelayan, pelaku usaha lokal dan UMKM. Data menunjukkan sebanyak 78,8 persen masyarakat ingin para pelaku usaha lokal dan UMKM terlibat dalam penyediaan program MBG.

Merujuk pada survei, Bramastyo Prastowo Ekonom Adidaya Institute menuturkan mayoritas publik memang ingin bahan pangan MBG dibeli dari petani, nelayan, peternak dan UMKM setempat.

Bram pun menjelaskan sejauh ini sudah 40 ribu UMKM yang menjadi pemasok bahan pangan program MBG. Lebih jauh, tercatat rata-rata sebanyak tiga UMKM sudah menjadi pemasok pada masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

“Secara faktual, MBG saat ini jadi pendorong konsumsi pemerintah dengan belanja barang senilai Rp54,4 triliun. MBG bahkan menjadi komponen yang tumbuh paling cepat pada kuartal I 2026,” ungkap Bram.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
30o
Kurs